Sejarah Pembentukan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra
Universitas Samudra (UNSAM), yang berlokasi di Kota Langsa, Provinsi Aceh, memiliki sejarah panjang yang berakar jauh sebelum statusnya sebagai Fakultas Teknik (kini Fakultas Sains dan Teknologi) ditetapkan pada tahun 1992. Jejak sejarah pendidikan tinggi di wilayah ini dimulai sejak awal era 1960-an sebagai perguruan tinggi swasta, yang kemudian bertransformasi menjadi universitas dan akhirnya dinegerikan pada tahun 2013.
Cikal Bakal Pendidikan Tinggi di Aceh Timur (1963–1970)
Jejak sejarah pendidikan tinggi di Kota Langsa dan sekitarnya berawal pada tahun 1963. Pada masa itu, organisasi Islam Al-Jamiatul Wasliyah Cabang Aceh Timur berinisiatif untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi sebagai respons terhadap harapan masyarakat Aceh Timur akan akses pendidikan yang lebih tinggi [1]. Lembaga tersebut dinamakan Fakultas Ekonomi Malikul Saleh, yang pada awalnya berafiliasi dengan Universitas Al-Wasliyah di Medan, Sumatera Utara [2]. Inisiatif ini menjadi titik tolak kehadiran institusi akademik di wilayah Aceh Timur.
Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1970, tepatnya pada tanggal 1 April, ketika Yayasan Pendidikan Samudra secara resmi memulai program pendidikan tinggi di Kota Langsa [3]. Yayasan ini melanjutkan upaya-upaya sebelumnya dan mendirikan dua institusi awal, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Ilmu Sosial, serta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. Langkah ini menandai fase formalisasi yayasan dalam mengelola pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
Pembentukan Yayasan Perguruan Tinggi Persiapan Negeri Langsa (1971–1976)
Pada tahun 1971, inisiatif dari para tokoh masyarakat, cendekiawan, anggota DPRD Aceh Timur, dan Pemerintah Daerah mengeras untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi baru yang mandiri [4]. Dukungan masyarakat ini direalisasikan dengan pendirian Yayasan Perguruan Tinggi Persiapan Negeri Langsa.
Tahap awal pengembangan lembaga ini melibatkan konsultasi dengan Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh saat itu, Prof. Drs. A. Majid Ibrahim, untuk menjajaki kemungkinan pembukaan lembaga baru dan hubungan kerja sama [5]. Rencana awal adalah mendirikan Fakultas Keguruan Persiapan Negeri dengan membuka jurusan Civics Hukum dan Bahasa Inggris, yang diharapkan dapat berafiliasi dengan FKIP Unsyiah. Namun, rencana afiliasi tersebut tidak mendapat persetujuan dari Rektor Unsyiah yang baru, meskipun lembaga tersebut telah menunjukkan kemajuan yang signifikan [6].
Guna mengatasi tantangan tersebut, pada tahun 1976, lembaga ini membuka dua sekolah tinggi baru yang lebih independen, yaitu Sekolah Tinggi Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (STHPM) dan Sekolah Tinggi Ekonomi (STE) [7].
Peleburan dan Pendirian Universitas Samudra Langsa (1981–1985)
Melalui proses akreditasi yang panjang, STHPM dan STE akhirnya memperoleh status “Terdaftar” pada tahun 1981 melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 01998 dan 0199 Tahun 1981 [8]. Sejak status tersebut diperoleh, STHPM secara aktif melaksanakan ujian tingkat sarjana muda dan memulai program kuliah tingkat sarjana (S1) pada tahun akademik 1983/1984 berdasarkan SK Mendikbud Nomor 0607/0/1984 [9].
Berkat pencapaian dan perkembangan tersebut, Yayasan Pendidikan Samudra mendapatkan izin untuk melebur kedua sekolah tinggi tersebut menjadi sebuah universitas. Pada tanggal 22 Oktober 1985, melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0477/0/1985, Universitas Samudra Langsa resmi berdiri sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) [10]. Pada saat pendiriannya, universitas ini terdiri dari empat fakultas awal: Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) [11]. Pada tanggal 31 Desember 1990, keempat fakultas tersebut dinaikkan statusnya menjadi “Diakui” melalui SK Mendikbud Nomor 0751/O/1990 [12].
Kelahiran Fakultas Teknik dan Transformasi Menjadi Fakultas Sains dan Teknologi (1986–2024)
Rencana pendirian fakultas bidang teknik sebenarnya telah dimulai jauh sebelum memperoleh status resmi dari kementerian. Pada tahun 1986, Yayasan Pendidikan Samudra Langsa bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dan masyarakat telah melakukan persiapan untuk membuka Fakultas Teknik dengan tiga program studi: Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Industri [13]. Persiapan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Secara operasional, Universitas Samudra Langsa mengalami pengembangan yang diizinkan untuk menerima mahasiswa baru pada Fakultas Teknik di tahun 1991. Pada tahun pertama ini, perkuliahan dilaksanakan di gedung SMEA Tionghoa (gedung AMPERA) yang terletak di pusat Kota Langsa [14].
Langkah formal penetapan status baru terwujud pada tahun 1992. Berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas RI Nomor 233/DIKTI/KEP/1992, Fakultas Teknik Universitas Samudra Langsa memperoleh status Terdaftar untuk tiga program studinya (Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Industri) [15]. Sejak saat itu, Fakultas Teknik resmi menjadi fakultas kelima dalam struktur Universitas Samudra.
Perjalanan Fakultas Teknik berlanjut dengan berbagai pencapaian akreditasi dan izin operasional. Pada tahun 2006, ketiga program studi awal memperoleh izin penyelenggaraan resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi [16]. Namun, pada periode 2002-2003, Program Studi Teknik Industri sempat ditutup sementara karena peminat yang sangat sedikit, sebelum akhirnya dibuka kembali pada tahun 2004 dengan jumlah pendaftar yang jauh meningkat [17].
Transformasi institusional besar terjadi pada tahun 2013. Setelah perjuangan panjang melalui proses audiensi dengan Direktorat Jenderal Dikti dan memenuhi berbagai persyaratan, pada tanggal 13 Mei 2013, Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2013 tentang Pendirian Universitas Samudra. Universitas Samudra Langsa resmi berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan nama baru Universitas Samudra (UNSAM) [18]. Universitas ini kemudian diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 4 Juni 2013 [19].
Pasca berstatus negeri, UNSAM terus memperluas cakupan akademiknya. Pada tanggal 27 Agustus 2014, melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 361/E/O/2014, universitas mendapatkan izin penyelenggaraan lima program studi baru di bawah naungan Fakultas Teknik, yaitu Teknik Informatika, Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi [20]. Penambahan program studi Geofisika menyusul pada tahun 2023 [21].
Puncak transformasi nama fakultas terjadi pada tanggal 24 Juni 2024, dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Samudra [22]. Berdasarkan peraturan ini, Pasal 14 menetapkan perubahan nomenklatur dari Fakultas Teknik menjadi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) [23]. Saat ini, Fakultas Sains dan Teknologi menaungi sembilan program studi yang mengintegrasikan disiplin ilmu teknik dan sains dasar untuk mendukung pembangunan nasional dan global.
Referensi
- [1] Universitas Samudra. “Sejarah Universitas Samudra”. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Samudra
- [2] masuk-ptn.com. “Universitas Samudra – Sejarah”. Diakses dari https://masuk-ptn.com/universitas/universitas-samudra
- [3] Universitas Samudra. “Sejarah Kami”. Diakses dari https://unsam.ac.id/sejarah-kami/
- [4] Wiki EduNitas. “Universitas Samudra Langsa”. Diakses dari https://wiki.edunitas.com/ind/114-10/Ocean-University-Langsa_30352__eduNitas.html
- [5] masuk-ptn.com. “Universitas Samudra – Sejarah Lengkap”. Diakses dari https://masuk-ptn.com/universitas/universitas-samudra/pendidikan-guru-sekolah-dasar-2698
- [6] Masuk PTN. “Universitas Samudra – Ilmu Hukum”. Diakses dari https://masuk-ptn.com/universitas/universitas-samudra/ilmu-hukum-2692
- [7] Universitas Samudra. “Our History”. Diakses dari https://unsam.ac.id/en/our-history/
- [8] UPA Perpustakaan UNSAM. “Sejarah Perpustakaan Universitas Samudra”. Diakses dari https://lib.unsam.ac.id/sejarah/
- [9] Masuk PTN. “Universitas Samudra – Teknik Industri”. Diakses dari https://masuk-ptn.com/universitas/universitas-samudra/teknik-industri-2685
- [10] Wikipedia English. “Samudra University”. Diakses dari https://en.wikipedia.org/wiki/Samudra_University
- [11] masuk-ptn.com. “Universitas Samudra – Teknik Mesin”. Diakses dari https://masuk-ptn.com/universitas/universitas-samudra/teknik-mesin-2683
- [12] FKIP UNSAM. “Sejarah Perkembangan”. Diakses dari https://fkip.unsam.ac.id/sejarah-perkembangan/
- [13] WordPress UNSAM Teknik Industri. “Sejarah Teknik Industri Unsam”. Diakses dari https://unsamteknikindustri.wordpress.com/profil/sejarah-teknik-industri-unsam/
- [14] FST UNSAM – Informatika. “Sejarah Perkembangan Informatika”. Diakses dari https://informatika.fst.unsam.ac.id/sejarah/
- [15] FST UNSAM – Teknik Industri. “Sejarah Prodi Teknik Industri”. Diakses dari https://ti.fst.unsam.ac.id/sejarah/
- [16] Okezone News. “Universitas Samudra Langsa”. Diakses dari https://news.okezone.com/amp/2014/06/23/563/1002734/universitas-samudra-langsa
- [17] FST UNSAM. “Sejarah Perkembangan Fakultas”. Diakses dari https://fst.unsam.ac.id/sejarah/
- [18] Lintas Atjeh. “Rektor Unsam Diam Seribu Bahasa Tanggapi Pengunduran Diri Dekan Hukum”. Diakses dari https://www.lintasatjeh.com/2017/03/rektor-unsam-diam-seribu-bahasa-tanggapi-pengunduran-diri-dekan-hukum.html
- [19] FST UNSAM – Kimia. “Sejarah Prodi S1 Kimia”. Diakses dari https://kimia.fst.unsam.ac.id/sejarah/